Penyebab Munculnya Penyakit Bronkitis

Jika saat ini anda sedang mencari informasi penyebab munculnya penyakit bronkitis, maka sudah sangat tepat anda mengunjungi dan membaca artikel ini.

Anda perlu tau, penyakit bronkitis di Indonesia sudah menjadi penyakit yang banyak di derita dan menduduki peringkat kelima. Angka ini masih berada di bawah angka yang sebenarnya dikarenakan masih banyak polusi udara yang disebabkan oleh bidang industri dan transportasi, selain itu masih ada saja masalah polusi udara akibat asap kebakaran hutan yang menambah masalah atau menambah banyak penderita bronkitis.

PENYEBAB BRONKITIS
tentunya penyakit bronkitis ini tidaklah muncul dan terjadi dengan sendiri, pasti ada faktor-faktor yang mempengaruhinya.

  • Faktor Virus Flu Atau Bakteri.
    Virus yang membuat seseorang terkena bronkitis yaitu virus yang juga menyebabkan flu dan batuk. Ketika kita bersin atau mengeluarkan cairan berupa ingus atau air liur saat flu, berjuta virus akan keluar dari tubuh dan menempel di berbagai benda yang terkena percikan atau cairan tubuh yang mengandung virus. Masa tahan virus ini di atas suatu benda adalah selama sehari. Seseorang akan terinfeksi virus ini juga apabila ia menyentuh benda yang terpercik cairan tubuh tadi.
  • Faktor Merokok.
    perokok atau orang di sekeliling si perokok juga berpotensi terkena penyakit bronkitis. Menurut buku Report of the WHO Expert Comite on Smoking Control, rokok adalah penyebab utama timbulnya bronkitis. Terdapat hubungan yang erat antara merokok dan penurunan VEP (volume ekspirasi paksa) 1 detik. Secara patologis rokok berhubungan dengan hiperplasia kelenjar mukus bronkus dan metaplasia skuamus epitel saluran pernafasan juga dapat menyebabkan bronkostriksi akut.
  • Masalah Perut atau Lambung Yang Memicu Produksi Asam Lambung (Refluks) Berlebihan.
    Boleh dipercayai atau tidak, bronkitis dan pneumonia dapat disebabkan oleh asam lambung, misalnya pada penyakit maag yang menyebabkan serangan rasa mulas dan nyeri parah karena produksi asam lambung yang melebihi batas normal, yang secara terus menerus merembes ke paru-paru melalui tenggorokan, sehingga mengalami iritasi atau luka karena asam tersebut.
  • Faktor Polusi Udara.
    Polusi tidak begitu besar pengaruhnya terhadap munculnya bronkitis, tetapi bila ditambah merokok, resiko akan lebih tinggi. Zat-zat kimia dapat juga menyebabkan bronkitis, adalah zat-zat pereduksi seperti O2, zat-zat pengoksida seperti N2O, hidrokarbon, aldehid, ozon.
  • Faktor Lemahnya Imunitas Tubuh.
    Ketahanan tubuh dalam melawan berbagai penyakit sangatlah penting. Tak hanya membentengi dari penyakit bronkitis, tapi juga penyakit lainnya. Orang yang daya tahan tubuhnya lemah, rentan terkena beragam penyakit termasuk bronkitis. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyakit akut, misalnya masuk angin, atau karena penyakit kronis lain yang menyebabkan turunnya fungsi sistem kekebalan tubuh. Lansia, balita, dan anak-anak memiliki kerentanan tinggi terhadap infeksi.
  • Faktor Keturunan.
    Belum diketahui secara jelas apakah faktor keturunan berperan atau tidak, kecuali pada penderita defisiensi alfa – 1 – antitripsin yang merupakan suatu problem, dimana kelainan ini diturunkan secara autosom resesif. Kerja enzim ini menetralisir enzim proteolitik yang sering dikeluarkan pada peradangan dan merusak jaringan, termasuk jaringan paru.

DIAGNOSIS
Selama beberapa hari ketika pertama kali sakit, akan sangat sulit untuk mengenali bronkitis dengan penyakit flu biasa. Ketika melakukan pemeriksaan fisik, dokter akan menggunakan stetoskop untuk mendengarkan suara paru paru pada saat bernapas.

Dan Biasanya para medis menyarankan pemeriksaan penunjang sebagai berikut ini :

  • Melakukan rongsen dada dengan x-ray untuk menentukan apakah anda memiliki pneumonia atau kondisi lain yang bisa sebabkan batuk. Hal ini sangat penting dilakukan jika anda sering terkena asap rokok.
  • Dilakukannya tes dahak dengan mengeluarkan dahak dari paru-paru saat batuk. Dahak akan diperiksa dan dilihat apakah anda memiliki batuk rejan atau pertusis atau bisa juga penyakit seperti TBC, atau alergi.
  • Melakukan tes fungsi paru dan anda akan dimintai untuk meniup ke dalam alat yang disebut spirometer, alat ini berguna untuk mengukur seberapa banyak udara yang bisa ditampung oleh paru paru anda dan seberapa cepat anda bisa mendapatkan udara keluar dari paru paru anda. Tes ini sangat berguna untuk memerika tanda asam atau emfisema.

Jadi itulah beberapa faktor penting yang sangat mempengaruhi penyebab munculnya penyakit bronkitis serta dengan sedikit informasi diagnosisnya, semoga bisa membantu.

Rate here
( rating 5.00 out of 5)
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *